6 Cara Mengatasi Kucing Demam

Demam merupakan salah satu gangguan kesehatan yang terjadi pada kucing. Mengobati kucing demam kadang menjadi kendala tersendiri bagi para pemilik hewan peliharaan yang satu ini. Gejala demam yang terjadi pada kucing juga dikenal dengan sebutan pyrexia. Suhu tubuh normal kucing adalah antara 37 – 39 derajat Celsius.
Anda dapat memeriksa kondisi tubuh kucing dengan thermometer agar lebih mudah mengetahui suhu badan kucing. Kucing yang sedang melawan penyakit adalah penyebab kucing panas dan demam. Pada dasarnya solusi terbaik untuk kucing demam adalah membawanya ke dokter hewan. Namun pemelihara kucing kadang memiliki kendala untuk membawa kucing ke dokter saat demam misalnya karena kesibukan pekerjaan atau yang lainnya. Kendala seperti ini menyebabkan pemelihara jarang membawa kucing ke dokter di saat yang tepat.

Penyebab Kucing Demam
Ada 2 penyebab kucing mengalami demam yaitu pyrexia dan hipertermia. Pyrexia kucing umumnya disebabkan karena tubuh kucing sedang bekerja kerasa secara alami melawan penyakit dalam tubuhnya. Kinerja yang semakin keras ini menyebabkan tubuh kucing semakin panas.Hal ini dapat merugikan tubuh kucing dan menyebabkan beberapa kerusakan organ, termasuk otak. Sementara itu hipertermia disebabkan karena paparan panas yang berlebihan. Jika ini dibiarkan,kesehatan tubuh kucing akan semakin terganggu, khususnya bagian otak.
Untuk itu, berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengobati kucing demam. Pengobatan ini tentunya merupakan penanganan darurat yang dapat dilakukan. Harapannya kucing akan sembuh setelah mendapatkan penanganan ini.

Memberikan Asupan Cairan yang Cukup
Walaupun sekedar memberi air minum, hal ini sangat penting karena dapat mencegah kucing mengalami dehidrasi saat demam. Sediakan air minum yang lebih banyak untuk kucing agar ia dapat selalu minum ketika menginginkannya.

Mendinginkan Tubuh Kucing
Bawa kucing ke tempat yang sejuk. Atau Anda dapat meletakkan kipas angin ke dekat tubuh kucing. Jika suhu tubuh kucing masih belum dingin, berikan bantalan es di cakar atau tubuh kucing. Ketika kucing sudah tidak rewel dan memberontak, mulailah membasuh kucing dengan air. Penguapan juga cukup membantu mendinginkan suhu tubuh yang berlebihan.

Memberi Suplemen
Sebelum memberikan obat-obatan, berikan suplemen energi lebih dahulu untuk kucing dan vitamin B. Asupan ini berperan penting untuk meningkatkan nafsu makan kucing. Umumnya kucing menjadi tidak nafsu makan karena kondisi tubuhnya yang kurang sehat. Selain itu, asupan ini juga dapat memberikan nutrisi lebih untuk membantu pemulihan kondisi tubuh kucing. Apalagi nutrisi tersebut juga tidak diperoleh dari makanan kucing. Sebagai pemilik, Anda juga perlu memberikan semangat untuk kucing agar lekas sembuh dengan memberinya makanan yang ia sukai. Asupan makanan merupakan sumber energi utama untuk kesehatan kucing.

Memilih Obat yang Aman Untuk Kucing
Berikan obat demam dan flu khusus untuk kucing. Contohnya adalah toflenamic acid. Obat ini tidak hanya dapat menangani masalah demam tetapi juga trauma, tumor, infeksi, dan berbagai macam penyakit lainnya pada kucing. Dosis pemberian obat ini adalah 1 tablet untuk 3 – 5 hari. Khusus untuk kucing dengan berat badan sekitar 1,5 kg dapat diberi 1 tablet per hari. Sementara itu jika kucing memiliki berat hingga 4 atau 5 kg, Anda dapat memberikan 3 tablet per hari

Memberikan Obat Meloxicam
Obat yang satu ini juga cukup efektif mengatasi demam pada kucing. Dosis pemberiannya adalah 0,5 mg/ml sesudah makan. Hal ini penting agar kucing tidak over dosis. Tetapi jika kucing mengalami dehidrasi, jangan berikan obat ini karena dapat berakibat fatal serta beresiko gagal ginjal

0 comments

Posting Komentar